Keunikan Bahasa Manusia
Bahasa manusia unik bila
dibandingkan dengan bentuk lain komunikasi, seperti yang digunakan oleh hewan
selain-manusia. Sistem-sistem komunikasi yang digunakan oleh hewan-hewan lain
seperti lebah atau kera selain-manusia adalah sistem tertutup yang terdiri dari
sejumlah kemungkinan terbatas yang dapat diekspresikan.
Sebaliknya, bahasa manusia adalah
tanpa-tutup dan produktif, yang berarti membolehkan manusia untuk menghasilkan
sekumpulan pengucapan tak terbatas dari sekumpulan elemen terbatas, dan untuk
membuat kata-kata dan kalimat baru. Hal ini memungkinkan karena bahasa manusia
didasarkan pada suatu kode ganda, di mana sejumlah elemen-elemen tanpa arti
yang terbatas (seperti suara, huruf atau isyarat) dapat digabungkan untuk
membentuk unit-unit makna (kata-kata atau kalimat).
Lebih lanjut, simbol-simbol dan aturan tata-bahasa dari setiap bahasa tertentu pada umumnya berubah-ubah, yang berarti bahwa sistem tersebut hanya dapat dipelajari lewat interaksi sosial.Sistem komunikasi yang diketahui yang digunakan pada hewan, pada sisi lain, hanya dapat mengekspresikan sejumlah pengucapan yang pada umumnya berpindah secara genetis.
Lebih lanjut, simbol-simbol dan aturan tata-bahasa dari setiap bahasa tertentu pada umumnya berubah-ubah, yang berarti bahwa sistem tersebut hanya dapat dipelajari lewat interaksi sosial.Sistem komunikasi yang diketahui yang digunakan pada hewan, pada sisi lain, hanya dapat mengekspresikan sejumlah pengucapan yang pada umumnya berpindah secara genetis.
Beberapa spesies hewan telah
dibuktikan mampu memperoleh bentuk-bentuk komunikasi lewat pembelajaran sosial,
seperti Bonobo Kanzi, yang belajar mengekspresikan dirinya sendiri menggunakan
sekumpulan leksigram simbolis. Demikian juga, banyak spesies burung dan paus
mempelajari suara-suara mereka dengan meniru anggota lain dari spesies mereka.
Namun walau beberapa hewan bisa memperoleh sejumlah kata-kata dan simbol,[notes
1] tidak ada yang bisa mempelajari lebih banyak isyarat-isyarat yang berbeda
yang secara umum diketahui oleh seorang manusia berumur rata-rata empat tahun,
tidak juga ada yang mampu memperoleh sesuatu yang menyerupai tata-bahasa
kompleks seperti pada bahasa manusia.
Bahasa manusia juga berbeda dengan
sistem komunikasi hewan di mana mereka menggunakan kategori tata-bahasa dan
semantik, seperti kata benda dan kata kerja, masa sekarang dan masa lampu,
untuk mengekspresikan makna-makna yang sangat kompleks. Bahasa manusia juga
unik karena memiliki properti rekursif: suatu cara di mana, sebagai contohnya,
frasa kata benda mampu mengandung frasa kata benda lainnya (seperti pada
"[bibir [simpanse]]") atau suatu klausa mampu mengandung klausa lain
(seperti pada "[Saya melihat [anjing itu sedang lari]]").
Bahasa manusia juga satu-satunya sistem komunikasi alami yang diketahui yang bebas modalitas, yang berarti bahwa bahasa manusia dapat digunakan tidak hanya untuk komunikasi lewat satu kanal atau media, tapi lewat beberapa - sebagai contohnya, bahasa ucapan menggunakan modalitas pendengaran, sedangkan bahasa isyarat dan tulisan menggunakan modalitas visual, dan tulisan braille menggunakan modalitas peraba.
Bahasa manusia juga satu-satunya sistem komunikasi alami yang diketahui yang bebas modalitas, yang berarti bahwa bahasa manusia dapat digunakan tidak hanya untuk komunikasi lewat satu kanal atau media, tapi lewat beberapa - sebagai contohnya, bahasa ucapan menggunakan modalitas pendengaran, sedangkan bahasa isyarat dan tulisan menggunakan modalitas visual, dan tulisan braille menggunakan modalitas peraba.
Berkaitan dengan makna yang akan
disampaikan dan operasi-operasi kognitif yang dibentuk darinya, bahasa manusia
juga unik dalam hal mampu mengacu pada konsep abstrak dan berimajinasi atau
kejadian-kejadian hipotesis, sebagaimana halnya kejadian-kejadian yang terjadi
pada masa lalu atau yang mungkin terjadi di masa depan. Kemampuan untuk mengacu
pada kejadian yang tidak terjadi pada waktu atau tempat yang sama pada saat
diucapkan disebut dengan pergeseran, dan bila beberapa sistem komunikasi hewan
dapat menggunakan pergeseran (seperti komunikasi pada lebah yang dapat
mengkomunikasikan lokasi dari sumber nektar yang di luar jangkauan pandangan),
tingkaant di mana hal tersebut digunakan dalam bahasa manusia juga dianggap
unik
sumber : http://wekepedia
sumber : http://wekepedia

Post a Comment